Matahariku, sedang apa kau disana?
Ingin sekali aku menyapamu, tapi hati kecilku berkata "Aku Malu". Aku selalu menunggumu kau menyapaku terlebih dahulu.
Aku masih selalu merindukanmu matahariku. Menginginkanmu untuk tetap selalu berada disampingku untuk sekarang, besok dan tentu untuk selamanya. Aku sudah berharap kau adalah masa depanku matahariku. Tapi kau sendiri yg tak menginginkannya.
Kau tau mengapa kau adalah matahariku? Kau selalu membuatku begitu tegar dan tetap cerah meskipun awan hitam selalu datang menerpa tapi kau selalu mencobaku agar tetap tegar sepertimu.
Matahariku, bisakah kau kembali lagi padaku? Kita mulai lagi semua dari awal dan kau yg menginginkan aku untuk menjadi masa depanmu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar