Sabtu, 09 November 2013

Flashback

Hai matahariku...
Aku selalu ingin berflashback jika selalu ingat akan dirimu itu.
Mungkin ini hal yg paling bodoh jika org lain menanggapinya, tp tidak untuk bagiku. Ini hal yg cukup membuatku tersenyum-senyum sendiri jika mengingatnya.
Matahariku, ingatkah saat pertama kita jadian? Aku sangat begitu senang saat kau akhirnya menginginkanku untuk menjadi pasanganmu.
Ingatkah saat kau mengantarkanku pulang karena aku sedang sakit? Kau begitu sangat perhatian dan ketakutan karena kondisiku. Kau memegangiku saat aku hendak menaiki motormu karena takut aku terjatuh dan selalu memaksaku untuk memeriksakan kondisi ku ke dokter dan akupun selalu menolak hal itu.
Ingatkah kau dengan hal ini matahariku? Saat kau menjemputku tetapi saat perjalanan kita terjebak oleh hujan dan akhirnya kita pun kehujanan. Aku sangat senang pada saat itu. Tapi entahlah dengan perasaanmu.
Tapi matahariku, aku sangat sedih dan  begitu kesal saat kau mulai cuek dan tidak lagi selalu mengabariku.
Aku masih ingat matahariku, pada hari selasa dan masih pagi kau menginginkan mengakhiri hubungan kita. Aku begitu terpuruk akan hal itu. Aku sudah tidak tau harus bagaimana lagi, bagaimana caranya untuk tersenyum lagi, bagaimana caranya untuk melanjutkan keseharianku tanpa denganmu lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar