Pelangiku, sekarang kau selalu hadir walaupun aku tidak memilikimu.
Aku cukup sadar diri untuk tidak mencintai dirimu, tapi hatiku berkata lain pelangiku.
Aku takut kalau akhirnya, akupun mencintai dirimu.
Aku takut, perasaanku ini hanya bertepuk sebelah tangan.
Tapi aku tidak terlalu begitu mengharapkanmu, aku takut kamu tidak mengharapkanku juga.
Aku bingung.
Yang awalnya hanya sekedar mengagumimu saja, tapi kamu cukup bisa membuatku nyaman yang akhirnya aku menganggap ini lebih dari sekedar mengagumi.
Perasaan ini, aku sungguh tidak mengetahui nya pelangiku.
Terserah apa yang kamu katakan, jika seandainya kamu mengetahui perasaan yang lebih ini terhadapmu.
Maaf aku telah mencintaimu, pelangiku...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar